Monday, May 11, 2015

Nyeri haid pada awal menstruasi


hay gaes. buat kamu cewek cewek... pasti sudah pernah mengalami haid donk. dan yang paling bikin males saat tamu bulanan kita datang ya salah satunya adalah nyeri haid pada pertama kali haid. 
Haid atau menstruasi adalah hal lazim yang di alami wanita setiap bulannya. Salah satu masalah yang paling sering menjadi keluhan oleh kebanyakan wanita adalah nyeri saat Haid (dismenorrhea). Sebenarnya nyeri saat Haid merupakan hal yang lumrah dialami oleh setiap wanita, akan tetapi yang membedakannya adalah apabila hal tersebut mengganggu aktivitas dan kehidupan sehari-harinya.nyeri yang di rasakan tiap perempuan pun berbeda dari sedikit rasa nyeri yang dirasakan pada perut bagian bawah, nyeri pada punggung bagian bawah hingga dapat menyebabkan perempuan mengalami hilang kesadaran (pingsan).
apa itu Nyeri haid ??
Nyeri saat haid dapat kita kategorikan menjadi dua, yaitu nyeri primer dan sekunder. Nyeri haid primer yaitu nyeri Haid yang tidak berhubungan dengan kelainan patologis yang berasal dari panggul dan organ di dalamnya. Nyeri ini dapat terjadi 2-3 tahun setelah Haid pertama dan mencapai puncaknya saat wanita mencapai usia 15-25 tahun. Kemudian nyeri akan menurun intensitasnya seiring dengan pertambahan usia dan menghilang saat wanita melahirkan secara alami. Nyeri ini dapat bersifat hilang timbul atau menetap. Biasanya nyeri terasa 24 jam sebelum Haid dan berakhir 24-36 jam setelah haid berhenti. Nyeri dirasakan pada perut bagian bawah yang kemudian dapat menyebar ke punggung atau bagian dalam paha. Gejala-gejala lain yang dapat menyertai antara lain mual, muntah, sakit kepala, cemas, gelisah, diare, pingsan, dan perut kembung.
Cara mengatasi nyeri haid
Ada banyak hal yang dapat dilakukan mulai dari hal yang sederhana, pemakaian obat-obatan, hingga terapi hormonal. Pemakaian obat seharusnya  memang harus berdasarkan resep dokter. Berikut ini beberapa tips untuk mencegah nyeri saat haid :
  1. Olahraga ringan saat haid, namun hindari olahraga berat.
  2. Hindari konsumsi alkohol, kopi, dan juga coklat karena dapat meningkatkan kadar estrogen yang nantinya dapat memicu lepasnya prostaglandin. Hindari juga makanan bersuhu dingin misalnya es krim.
  3. Perbanyak minum air putih. Air hangat lebih di anjurkan.
  4. Konsumsi vitamin E, vitamin B6, atau minyak ikan.
  5. Konsumsi sayuran dan buah-buahan serta makanan rendah lemak.
Beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk mengatasi sakit perut saat haid :
Kompres dengan botol panas (hangat) tepat pada bagian yang terasa kram (bisa di perut atau pinggang bagian belakang)
Mandi air hangat, boleh juga menggunakan aroma terapi untuk menenangkan diri
Minum minuman hangat yang mengandung kalsium tinggi
Mengosok-gosok perut/pinggang yang sakit
Ambil posisi menungging sehingga rahim tergantung ke bawah. Ini bisa membantu relaksasi

Tarik napas dalam-dalam secara perlahan untuk relaksasi.

No comments:

Post a Comment