Pada bulan September
2012, Tya mengalami nyeri dan kesulitan untuk berdiri saat sedang meeting.
Alhasil, Tya memutuskan untuk memeriksakan kesehatannya ke dokter. Saat itu
bobot Tya mencapai angka 92 kg, terlalu berat untuk dirinya yang memiliki
tinggi badan 165 cm.
Berbagai pemeriksaan pun Tya jalani, mulai dari USG, tes urine, hingga rontgen. Berdasarkan hasil USG, ditemukan bahwa ia mengidap fatty liver. Fatty liver adalah keadaan di mana liver (hati) terbungkus lemak. Keadaan ini muncul sebagai salah satu akibat dari kelebihan berat badan. Walaupun demikian, dokternya tidak memberikan obat dan hanya menyarankan Tya untuk berhenti mengonsumsi gorengan dan makanan bersantan.
Berbagai pemeriksaan pun Tya jalani, mulai dari USG, tes urine, hingga rontgen. Berdasarkan hasil USG, ditemukan bahwa ia mengidap fatty liver. Fatty liver adalah keadaan di mana liver (hati) terbungkus lemak. Keadaan ini muncul sebagai salah satu akibat dari kelebihan berat badan. Walaupun demikian, dokternya tidak memberikan obat dan hanya menyarankan Tya untuk berhenti mengonsumsi gorengan dan makanan bersantan.
Mulai saat itu tya
bertekat untuk diet. Dan diet yang digunakan tya sangat sehat karena ia
mengkonsumsi jus setiap hari. Dimulai dari bangun tidur ia meminum perasan
jeruk lemon 2 buah, air putih 3 gelas dan segelas teh hjau dengan kayu manis
dan daun mint secukupnya.

No comments:
Post a Comment